Selasa, 21 Mei 2013

KETEPATAN



PENGERTIAN KETEPATAN 


Ketepatan (accuracy) adalah kemampuan seseorang untuk mengarahkan sesuatu gerak kesuatu serangan sesuai dengan tujuannya (Suharno HP, 1983:32). Sedangkan menurut Muh Sajoto (1995:9), ketepatan adalah kemampuan seseorang dalam mengendalikan gerak-gerak bebas terhadap suatu sasaran. Ketepatan merupakan faktor yang di perlukan sesorang untuk mencapai target yang diinginkan.
Ketepatan merupakan faktor yang diperlukan seseorang untuk memberi arah kepada seseorang dengan maksud dan tujuan tertentu.

Ketepatan Tembakan
Ketepatan tembakan merupakan gabungan dua kata antara ketepatan dan tembakan. Yang dimaksud dengan ketepatan adalah “kemampuan seseorang untuk mengarahkan suatu gerak ke sasaran atau target sesuai kemampuannya” (Suharno, 1993:64). Ketepatan dipengaruhi oleh koordinasi, jarak dan besarnya target, ketajaman indera, kecepatan gerak, perasaan gerak serta teknik gerakan itu sendiri. Berdasarkan pengertian tersebut dapat dikemukakan bahwa, ketepatan tembakan adalah kemampuan seseorang untuk mengarahkan tembakan ke arah sasaran atau target. Ketepatan tembakan dipengaruhi oleh koordinasi, jarak dan besarnya target, ketajaman indera, kecepatan gerak, perasaan gerak serta teknik gerakan tembakan.


Kegunaan ketepatan (accuracy):
a.    Meningkatkan prestasi atlet
b. Gerakan anak latih dapat efisien dan efektif
c.    Mencegah terjadinya cidera
d.    Mempermudah menguasai teknik dan taktik.

Menurut Suharno HP (1983:33), faktor-faktor penentu baik dan tidaknya ketepatan (accuracy) ialah:
a.    Koordinasi tinggi berarti ketepatan tinggi, korelasinya sangat tinggi.
 b.    Besar dan kecilnya (luas dan sempitnya) sasaran.
c.    Ketajaman indra dan pengaturan syaraf.
d. Penguasaan teknik yang benar akan mempunyai sumbangan baik
terhadap ketepatan menggerakakn gerakan.

Ciri-ciri latihan ketepatan (accuracy):
a.    Harus ada target tertentu untuk sasaran gerak.
b. Kecermatan atau ketelitian gerak sangat menonjol kelihatan dalam gerak (ketenangan).
c.    Waktu dan frekuensi gerak tertentu sesuai dalam peraturan.
d. Adanya suatu penilaian dalam target dan latihan mengarahkan
gerakan secara teratur dan terarah.

Cara-cara pengembangan ketepatan (accuracy):
a. Frekuensi gerakan diulang-ulang sebanyak mungkin agar menjadi otomatis (terbiasa).
b. Jarak sasaran dari dekat kemudian dipersulit dengan menjauhkan jarak.
c. Gerakan dari lambat menuju kecepat.

d. Setiap gerakan perlu adanya kecermatan dan ketelitian yang tinggi
dari anak latih.
e. Sering diadakan penilaian dalam pertandingan-pertandingan
percobaan maupun pertandingan resmi.

 Dengan demikian dapat di simpulkan bahwa akurasi atau
ketepatan merupakan kemampuan seseorang untuk mengarahkan sesuatu
benda kepada obyek tertentu sesuai dengan keinginannya.